Archive for March, 2006

Perbedaan WANITA dan CEWEK

Friday, March 31st, 2006

are u a girl or a woman?
or
not a girl but not yet a woman

W: wanita
C : cewek

Enjoy Aja….

W: Pengertian dan menerima anda apa adanya. namun tetap memberi saran
yang mendidik bila anda melakukan kesalahan
C: Menuntut banyak sekali ini itu tanpa melihat kesalahan pada dirinya
sendiri. Akan marah2 atau minimal ngambek kalau anda berbuat salah

W: Selalu berusaha ceria di setiap moment bersama dengan anda.
C: Suka BT tiba2 tanpa sebab dan kalau ditanya kenapa, akan menjawab
seolah tidak ada apa2 dan membuat anda bingung

W: Bisa membuat anda tertawa dan membuat anda makin ingin lebih
menyayanginya setiap hari
C: Selalu menuntut punya cowok yang bisa membuatnya tertawa, namun pada
kenyataannya susah sekali dibuat tertawa karena merasa nanti dikira
gampangan

W: Bersikap jujur dan apa adanya
C: Bersikap jual mahal dan hobby nya nge test cowok

W: Meminta anda pamit dulu dengan orangtuanya dan memperkenalkan anda
sebelum pergi bersama anda
C: Membuat anda duduk berlama lama di ruang tamu karena lama bgt
dandannya

W: Independent, tetap memprioritaskan karier dan masa depan tanpa mau
tergantung orang
C: Memprioritaskan punya cowok yang mapan dengan alasan tuntutan jaman
dan akan merasa secure masa depannya hanya dengan cowok2 seperti itu

W: Tampil Natural, simple tapi tetep classy. Dan tampil anggun pada
event2 tertentu
C: Menor, berlebihan dan high maintenance

W: Belajar bikin kue jenis baru 2 kali seminggu
C: Ke Salon 2 kali seminggu

W: Punya prinsip yang jelas dan berusaha untuk mengaplikasikannya di
dalam kehidupannya setiap hari
C: Tidak punya sikap, tidak tegas dan tidak tahu apa kemauannya
sebenarnya. Hanya bisa tergantung pada anda

W: Menguasai diri, mengambil keputusan tegas dalam menyelesaikan setiap
masalah dan konsekuen dengan keputusan tsb.
C: Marah2, nangis berhari hari dan curhat panjang
lebar dengan teman kalau disakiti dan berikrar tidak akan mau
berhubungan dengan anda lagi. Yea right.. 3 hari kemudian dia pasti akan
memaafkan anda kok..

W: Betah di rumah, dan suka menyenangkan hati orangtuanya
C: Gak pernah mau ketinggalan datang ke setiap Rave Party yang diadakan
di kota Jakarta dan sekitarnya

W: Favourite movies nya; Four Weddings and A funeral, Requiem for a
dream, Shawshank Redemption
C: Favourite movies nya; Never been kissed, Freaky Friday, Princess
Diary

W: Menyukai film The Matrix karena ide cerita yang disampaikan sungguh
luar biasa
C: Menyukai film The Matrix karena Keanu Reeves yang main

W: Ingin punya pria yang percaya akan dirinya sendiri, jujur, bisa
menjaga dan menyayanginya apa adanya.
C: Pengen punya cowok seperti Brad Pitt, dewasa, mapan, perut six pack,
siap mengantarjemput 24-7 dan wajib menyayanginya di atas segalanya

W: Mampu menjaga diri sendiri dengan tidak pernah berbuat yang aneh
aneh
C: Minum2 sampai tepar di lounge dan harus digotong2 untuk pulang

W: Mengutarakan perasaannya dengan tenang dan tetap mengerti perasaan
anda
C: Maunya selalu diutamakan perasaannya tanpa memikirkan perasaan anda
sedikit pun

W: Mau bersosialisasi dengan teman2 anda dan memperkenalkan anda dengan
teman2 dekatnya
C: Deket sama semua cowok sesuka hati tapi kalau anda sendiri deket
sama satu cewek aja dia bisa marah setengah mati

w: Dekat dengan orangtuanya sendiri dan dikenal baik oleh orangtua anda
C: Bahkan dengan orangtuanya sendiri tidak akrab

W: Mengerti kesibukan anda dan bisa naik kendaraan umum pada saat
darurat tanpa mau menyusahkan anda
C: Marah2 karena anda tidak bisa menjemput dan mengatakan anda sudah
tidak peduli lagi terhadapnya

W: sayang binatang, bisa main piano dan bersifat keibuan
C: Takut pada semua binatang, tidak punya sense of art dan childish

W: Berpikir dan mengkoreksi diri setelah membaca e-mail ini
C: Merasa tersinggung dan mencari tahu siapa yg mengirim e-mail ini 

hehehe,,,

My pain,,,,

Wednesday, March 29th, 2006

some people may say things about me
some people may spread rumors about me
some people do misjudge me sometimes
but I don’t worry, they just dont know me that much…

I feel it’s just such a big pain to see everything falls apart when I have worked hard for it…

about my love, my life, my college,,,etc

huff,,,, I need to refresh, recovery,,,,

It’s all already make me sick,,,enough!

not easy to heal it…

But…that’s life, very complicated…

Try to learn & make me tough better & better,,,

But as the time goes by,,,hopefully will swallow it.

Tantangan Yg Paling Penting Dlm Kehidupan Lajang

Sunday, March 26th, 2006

sumber : House of Glory

Pernikahan melibatkan potensi yang luar biasa bagi kebahagiaan,
tetapi juga ada banyak resiko kegagalan.

Tujuan utama dalam hidup kebanyakan orang masih tetap sama yaitu : "
Menikah Dan Bahagia ". Pernikahan melibatkan potensi yang luar biasa
bagi kebahagiaan, tetapi juga ada banyak resiko kegagalan. Pada waktu
dua orang jatuh cinta dan memutuskan untuk menghabiskan sisa hidup
mereka bersama-sama, mereka dapat menciptakan sukacita bagi diri
mereka sendiri dan anak-anak mereka kelak atau malapetaka bagi setiap
orang yang terlibat.

Memilih pasangan merupakan tantangan yang paling penting bagi pria
dan wanita lajang, karena pilihan seseorang dengan siapa ia akan
menikah lebih penting daripada segala sesuatu yang lain yang akan
digabungkan untuk membuat pernikahannya berhasil. Banyak orang
mengalami kegagalan dalam pernikahan karena mereka memilih
pasangan "Seumur Hidup" mereka dengan begitu buruknya. Mereka kurang
mendapatkan pengetahuan dan pelatihan dalam hal tersebut. Masyarakat
kita terbiasa diajarkan untuk bersandar semata-mata kepada "naluri
alamiah" mereka dalam memilih pasangan. Sesungguhnya sangat
dibutuhkan kecakapan dalam memilih pasangan, mengingat sangat
pentingnya memilih pasangan yang tepat agar tercapainya kebahagiaan
dalam pernikahan. Memilih pasangan pernikahan dengan berhasil adalah
kecakapan yang dapat dipelajari dan dikembangkan.

Neil Clark Warren dalam bukunya " Temukan Cinta Di Hidup Anda ",
menjelaskan ada 10 karakteristik yang perlu diperhatikan dalam
memilih pasangan yang tepat, yaitu :

1) Kepribadian :
- Anda harus menentukan tipe kepribadian apa yang anda inginkan
dimiliki oleh pasangan anda kelak. Apakah anda senang pasangan yang
pendiam atau cerewet? Apakah anda menyukai orang yang bersemangat
atau yang tenang? Apakah anda tertarik kepada orang yang lucu atau
serius? Apakah anda suka kepada seorang yang kuat dan independent
atau orang yang penurut? Carilah seseorang yang kepribadiannya akan
membuat anda benar-benar bahagia selama bertahun-tahun hidup
bersamanya.
2) Intelegensi :
- Dalam pernikahan yang stabil terdapat korelasi yang tinggi dalam
hal intelegensi diantara pasangan. Pribadi-pribadi akan melakukan hal
yang terbaik bila disandingkan dengan sesorang yang mirip dalam
kecerdasannya.
3) Penampilan :
- Selera pribadi anda harus dipertimbangkan sewaktu membentuk
gambaran pasangan ideal anda. Anda harus menetapkan pilihan anda
sendiri mengenai tinggi badan, penampilan wajah, gaya berpakaian dan
gerak-gerik fisik dari pasangan anda.
4) Ambisi :
- Kesamaan tingkat ambisi sangat penting untuk dimiliki oleh kedua
orang yang berpasangan dalam pernikahan, agar mereka dapat mencapai
sasaran-sasaran mereka dan meraih impian-impian mereka.
5) Daya Tarik :
- Rasa saling tertarik baik emosi maupun fisik mutlak harus ada
diantara kedua orang yang akan menikah untuk kepuasan pernikahan
jangka panjang.
6) Kerohanian :
- Penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa komitmen agama dan
kesuksesan pernikahan sangat berkaitan. Bukan hanya kesamaan agama
yang perlu diperhatikan oleh dua orang yang akan menikah, tapi juga
orientasi atau minat kerohanian dari pasangannya.
Istilah "kerohanian" pada pokoknya lebih dalam dari agama. Agama
seringkali menunjuk kepada hal-hal yang eksternal, tindakan-tindakan
berdasarkan tradisi agamawi, sedangkan kerohanian menunjuk pada iman
dan kepercayaan internal yang mencakup kehidupan batiniah.
7) Karakter :
- Konsistensi karakter orang merupakan prasyarat mendasar untuk
pernikahan yang stabil. Karakter calon pasangan harus benar-benar
dikenal terlebih dahulu, agar dapat melangkah masuk kedalam
pernikahan dengan bekal saling mempercayai satu sama lain.
8) Kreativitas :
- Apabila cinta dicampur dengan kreativitas, dua kekasih dapat
merayakan sepenuhnya dan menikmati hidup mereka bersama-sama. Orang
yang akan menikah harus mengetahui dan siap menerima dalam hal-hal
apa saja calon pasangannya memiliki kreativitas yang baik, dan dalam
hal apa saja ia tidak memilikinya.
9) Kemampuan menjadi orangtua :
- Apabila anda mendambakan mempunyai sebuah keluarga dengan kehadiran
anak-anak, anda harus menemukan pasangan yang mau berbagi untuk
sasaran itu. Perlu diketahui apakah pasangan anda menaruh perhatian
dan memiliki kemampuan sebagai orangtua atau tidak.
10) Keaslian :
- Pernikahan yang baik membutuhkan dua orang yang asli. Setiap orang
yang memasuki pernikahan perlu memiliki kemampuan untuk menjadi diri
sendiri seutuhnya, untuk jujur dengan pendapat-pendapat sendiri dan
menyukai diri sendiri, dengan demikian ia akan memberikan kebebasan
kepada pasangannya untuk menjadi seperti dirinya sendiri.

So,,, Sudah mendapatkan pasangan yang diharapkan?

Segeralah menikah :D

Hati2 buat cewe2 yg ke warnet,,,Based on my true story.

Friday, March 24th, 2006

Kejadian ini bener2 memuakkan & membuat gw merinding,,,Tapi ini adalah kisah nyata yg gw alami sendiri & gw sengaja ceritain disini supaya cewe2 lain ga mengalami nasib seperti gw,,at least dah tau apa yg harus dilakukan apabila terjadi hal yg serupa.

Berawal sehabis pulang kuliah sekitar jam setengah sembilan malam, gw menyempatkan diri ke warnet tuk nyari bahan buat tugas.

Seperti model2 warnet pada umumnya, yang dibatasi oleh tirai & gw masuk ke dalam sebuah bilik komputer, tetapi bagian depan nya cuma terhalang oleh komputer sehingga masih ada kemungkinan orang lain (kalo niat) tuk melihat siapa orang di balik komputer.

Ketika gw sedang asik browsing tiba2 ada cowo di depan gw yg melongok2 & senyum2 ke arah gw, tapi gw pikir yaaach cuma iseng.

Ternyata usaha cowo itu selanjutnya adalah meminjam bolpen & gw sempet agak lama mencari bolpen yg terselip diantara buku2 kuliah gw.

Kemudian cowo itu kembali ke tempatnya dan tak berapa lama kemudian dia mengembalikan bolpen gw lg. Tanpa curiga gw ambil aja bolpen itu tapi

Na’udzubillah mindzalik,,,,

Gw bener2 shock karena tuh cowo memperlihatkan "sesuatu" yg ada di balik resletingnya,,, you know laaah,,,yeeeaks,,,,

Begitu melihat ekspresi kaget gw dia langsung pergi tapi tak lupa dia minta maaf,,,

Gw masih terdiam dalam kondisi yg ga karuan, gw sempet mendengar dia berjalan ke luar pintu warnet & kembali lagi tuk ngucapin maaf ke gw.

Karena waktu itu gw belum sadar (panas dingin bo’) gw sama sekali ga menggubris sampai akhirnya tuh cowo bener2 keluar dari warnet…

Masya Allah,,,,Ternyata zaman udah bener2 gila, koq bisa ada orang yg punya kelakuan meng-"ekshibisi" dirinya dengan cara seperti itu.

Dia akan mendapat kepuasan setelah korbannya kaget.

Jadi lain kali klo sampe kejadian ini terulang, lebih baik teriak aja yg keras biar orang2 pada dateng atau gampar aja sekalian tuh cowo biar dia kapok, karena kalo qta cuma diem aja, dia pasti akan terus2an berbuat hal seperti itu,,,

Based on my true story

Membebaskan Diri dari Obsesi Menikah

Friday, March 10th, 2006

Guys,,, Gw nemuin ini di salah satu artikel,,,,

Cerita ini bermanfaat banget buat para cewe2 yg selama ini terbelenggu oleh kecemasan akan obsesi menikah, salah satunya adalah gw sendiri hehehe….

Dan ga munafik, hal ini udah mendarah daging dalam pola pikir kaum hawa, mau ga mau qta akan terbawa oleh culture yg membuat qta jadi ga  punya pilihan lain,,,,

Okay deh,,,, baca aja dulu ceritanya & give ur comment if u want,,,

"Setelah menyelesaikan kuliah S2 nya di Australia, Becky (29)

memutuskan untuk bekerja di Indonesia dan melanjutkan salah satu

"tujuan hidupnya" yaitu mencari suami. Namun pencariannya ternyata tidak

mudah, akhirnya ia menerima cinta teman sekantornya meski sebenarnya tidak

ada kecocokan di antara mereka. Tidak mengherankan kalau hubungan mereka

dipenuhi pertengkaran, tapi Becky tetap bertahan sambil berharap

kekasihnya itu segera melamar. Sang kekasih akhirnya melamar, tapi bukan ke

Becky,  melainkan wanita lain yang selama ini juga dikencaninya.

Mungkin kita akan bertanya-tanya, mengapa seorang wanita

berpendidikan tinggi seperti Becky melakukan hal bodoh dengan

menghabiskan waktu dengan seseorang yang salah. Masih banyak Becky lain di sekitar

kita, meski dunia semakin canggih, tetap saja menikah masih menjadi tujuan

hidup banyak perempuan.  Sebenarnya apa yang menjadi motivasi orang-orang

yang terobsesi untuk menikah ? yuk, simak uraian berikut :

1. Sindrom "Butuh Pria"

Banyak wanita berusia pertengahan dua puluhan yang merasa

Hubungan dengan pacarnya tidak seperti yang didambakan. Tapi banyak dari

Mereka memutuskan tetap menikah dengan pasangannya karena merasa tidak bisa

Hidup tanpa pria. Akibatnya terjadi semacam shock di awal pernikahan.

Menurut  Mary Jo Fay, konsultan di situs helpfromsurvivor.com, jika Anda

Memiliki sindrom "butuh pria", ingatlah bahwa orangtua Anda telah mengurus

Anda dengan baik, berpikirlah dua kali karena berada di bawah "asuhan"

Pasangan yang sebenarnya tidak cocok hanya akan membawa Anda dalam hubungan yang tidak sehat.

2. Target hidup

Biasanya perempuan selalu menetapkan target pencapaian berdasarkan

umur, dan dibuat sangat spesifik. Misalnya menikah di usia 23, punya

anak paling lambat 25 tahun.  Menurut penelitian yang dilakukan oleh

beberapa psikolog, sebenarnya perempuan, sama halnya dengan pria juga takut

untuk berkomitmen, tetapi "target-target" tadi menekan mereka.   Semakin

dewasa dan makin luasnya wawasan, biasanya mereka akan melupakan target

tadi. Bukankah lebih baik menunda pernikahan daripada terperangkap dengan

orang yang salah ?

3. Tik Tok

Jam biologis masih menjadi salah satu faktor mengapa banyak

Perempuan muda memutuskan cepat menikah. Ketika seorang wanita menjalin

Hubungan dengan seorang pria, yang mereka inginkan adalah sebuah hubungan yang

serius, dalam arti dilanjutkan ke jenjang pernikahan. Terlebih jika

usia sudah masuk kepala tiga, bayangan menggendong bayi sudah menari-nari

di kepala.

4. Lingkungan dan Keluarga

Hidup dalam masyarakat  yang ikatan kekeluargaannya masih kuat

seperti di Indonesia tidak selalu enak. Salah satunya adalah tuntutan

dan desakan dari keluarga besar jika ada salah satu anggota keluarga yang

belum menikah. Ada sebagian keluarga yang menggangap bercerai masih lebih

baik "ketimbang" tidak menikah sama sekali. Usia 30 tahun adalah angka

keramat, jika sampai usia tersebut perempuan belum menikah dan tidak ada

tanda-tanda menjalin hubungan serius, orang akan berpikir apakah ada yang salah.

5. Uang

Desakan ekonomi ternyata menjadi salah satu alasan sebagian

Perempuan untuk menikah. Memiliki suami kaya raya, hidup enak tanpa perlu

Bekerja keras masih menjadi impian. Banyak pula yang akhirnya bercerai ketika

Usia perkawinan mereka belum berjalan 5 tahun. Pati (35)seorang ibu satu

Anak dan sudah bercerai di usia 29 tahun, membagi pengalamannya : "meski

Mantan suami saya berasal dari keluarga kaya, tetapi sejak tahun lalu ia

Berhenti memberi tunjangan pada anak kami. Sekarang saya melanjutkan kuliah

Dan bekerja keras membesarkan anak saya, kelak ketika ia akan menikah

saya akan memastikan ia menikah karena cinta, bukan uang".

Membuat deadline kapan menikah

Do’s

Realistis

Membuat deadline kapan kita akan menikah sah-sah saja,

tergantung apa motivasi yang melatar belakanginya. Dengan adanya deadline kita akan bekerja keras untuk mencapai tujuan, asalkan bukan menikah hanya

untuk melengkapi tujuan

Tahu apa yang dicari

Tanyalah pada diri sendiri ; bagaimana kita ingin menjalani

hidup ? dengan siapa ? di mana ? setelah semua pertanyaan itu terjawab, siapa

tahu Anda akan sadar kalau selama ini hanya membuang waktu karena

berhubungan dengan orang yang salah.

Hargai target pasangan

Jika sekarang Anda sudah menemukan Mr.Right tetapi ia belum ingin

menikah, bersabarlah. Kita tentu tahu kalau pria biasanya takut

berkomitmen, bukan berarti si dia tak ingin serius, bisa jadi itu

karena ia sedang menikmati masa-masa berpacaran. Kebanyakan wanita merasa

dikejar deadline dan takut tidak jadi menikah dengan pasangannya, justru yang

sebenarnya adalah jika kita terlalu menekan bisa-bisa si dia kabur

ketakutan. Pernikahan bisa terjadi jika dua belah pihak sudah siap bukan ?

DON’T…

Menikah menjadi tujuan hidup Lebih baik menunda atau bahkan menolak lamaran jika hati kecil kita mengatakan tidak, daripada menghabiskan hidup tanpa rasa bahagia.

Masih ingat kisah Becky di atas bukan ? karena obsesinya untuk menikah ia

Jadi "gelap mata" dengan menjalin hubungan dengan pria yang salah.

Semua dijadikan beban

Mari kita andaikan deadline Anda telah lewat dan Anda masih

Juga melajang. Atau misalnya Anda telah menjalin hubungan dengan seorang

Pria yang baik tetapi he’s not the one, dan Anda merasa kesal karena

Merasa membuang waktu dengannya. Sebenarnya tidak ada yang sia-sia, jadikan

pengalaman itu sebagai pelajaran. Itu yang disebut dewasa.  Tidak ada

yang bisa menggantikan pengalaman hidup dari kesalahan yang pernah kita

buat, karena dari situ kita justru bisa memilih orang yang lebih baik.

Lupa bersyukur

Seringkali kita jadi kecewa dan merasa jadi orang yang paling

berbahagia dan hidupnya tidak lengkap karena masih melajang. Kita jadi lupa

kalau kita dikelilingi orang-orang yang sayang dan perhatian ;

keluarga, sahabat, teman-teman. Ibarat pepatah, karena nila setitik rusak susu

sebelangga.

Wanita yang percaya bahwa dirinya tetap manusia yang utuh tanpa

pria, tetapi juga menikmati hidup dan membaginya dengan pria telah terbukti

memiliki perasaan yang kuat dan biasanya memiliki hubungan yang sehat

dan menyenangkan dengan pasangannya.  Dan wanita-wanita dalam golongan

ini sudah merdeka dari tuntutan deadline.  Biarkan semua mengalir dengan

wajar, tak ada yang perlu dikejar. Selama kita tetap membuka diri untuk

bertemu banyak orang, seseorang yang istimewa akan datang pada saat yang

tepat."

(Unknown)