Ideal man on women sight
Di kutip dari milis tetangga,
- "Dimata wanita, tentu wanita yang matang, yg bukan ABG lg, yang siap untuk Anda nikahi, pria yang ideal itu sangat sederhana, Cuma mampu membuat dia nyaman, membanggakan secara batin (bukan visual, ketampanan misalnya), dan ngemong. Wanita akan lebih tunduk dengan pria yg tegas, mampu mengambil keputusan, percaya diri, sangat konsisten, dan gampang meminta maaf jika bersalah.
- Pria jenis ini akan membuat wanita betah berlama2 berbicara dengannya, memandang matanya dan mencari2 adakah cinta dimata lelaki semacam itu. Selain rasa kagum, wanita nyaman bersama pria yg cerdas, menguasai banyak hal dan bidang tertentu, dan mampu beradaptasi dengan cepat, tak minderan meskipun miskin. Berani, berjiwa besar dan jujur.
- Saya selalu nyaman bersama pria yang memandang saya dengan sikap hormat, tak merendahkan, meskipun dia lebih pintar dari saya. Pria semacam ini membuat saya merasa berharga berada di sampingnya. Sayang, sekarang kian sulit mendapatkannya. Dalam pergaulan saya, pria jenis ini justru datang dari lelaki yg rata2 sudah menikah. Saya sulit memilikinya.
- Nah, liat itulah kelemahan pria muda, gagal menangkap keinginan wanita, tak sabar dan tak tahu cara memperlakukan wanita. Mereka banyak menganggap jika kaya, perlente dan bersih, otomatis wanita akan meyukainya. Cara pandang semacam itu membuat saya justru memandang rendah mereka. Ya sebagian pria merasa ideal karena kantong atau busananya atau cerita tentang liburannya, bukan karena sikap diri dan bathinnya.
- Nah, lihat tak sulitkan menjadi pria yg ideal? Sangat sangat sederhana, sangat gampang, yg penting sikap bathin Anda dan rasa rendah hati untuk selalu membuat diri sempurna dengan balutan kejujuran, tak susah kok sungguh."
- So gimana niy buat temen2 cowo…?
- Regards,
- Fie
February 15th, 2006 at 10:29 pm
I agree…with this statement and to be honest I never find it this kind of man in here (Indonesia)…specially in Indonesian man….
I don’t know why….?????
May 18th, 2006 at 3:45 pm
Iya seh Fie bener kalo co memang harus mengerti wanita (kyk lagu Ada Band “Karena Wanita ingin dimengerti”)..
Tapi Ndi mau tau neh, sejauh mana seh seorang ce juga bisa memahami perasaan co nya? Apa perlu jika komitmen tuk menjadi #1 dlm cinta harus selalu di uji oleh pihak wanita berulang2?
Tapi ini semua benar2 masukan yg bagus banget ‘tuk Ndi dan kaum Ndi.. Thanks a lot, Fie.
May 18th, 2006 at 10:30 pm
ehm,,,
sebenernya masalah mengerti dan dimengerti bukan cuma dari satu sisi, harus balance antar kedua belah pihak.
Ga ada yg perlu dkhawatirkan asalkan masing2 pihak sudah punya kesadaran tuk menjaga kualitas relationshipnya..
dan itulah yang disebut komitmen.
Tapi sayangnya ga semua orang bisa menyadari hal itu, terkadang ada hal2 yang seharusnya bisa diterima dg logika akan menjadi rancu apabila terjadi pada orang yang disayangi sehingga menimbulkan buruk sangka yang berlebih…itulah sisi lain dari manusia yg dilengkapi dg aksesoris perasaan yg halus selain dari logika.
Intinya,,, kapan kesadaran itu akan ada? tergantung dari kedewasaan masing2 & adanya pengharapan untuk suatu itikad baik,,,